Suami Tega Jual Istri ke Hidung Belang, Saat Digerebek Sang Wanita Sedang Layani 3 Pria di Ranjang

Suami Tega Jual Istri ke Hidung Belang, Saat Digerebek Sang Wanita Sedang Layani 3 Pria di Ranjang

RADARINDO.co.id – TUBAN : Seorang pria bernama Ardian Elga Mardhini (28) warga Desa Selomoro, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ditangkap polisi lantaran tega menjual istrinya sendiri, berinisial SS (23) kepada 3 lelaki hidung belang di Kabupaten Tuban.

Dalam video yang ditayangkan oleh GTV, terlihat polisi memasuki salah satu kamar hotel di Tuban. Dalam penangkapan itu, terlihat orang-orang yang berada dalam kamar hotel, semuanya tak berpakaian.

Kemudian, tampak dua orang diatas ranjang sedang tidur, dan dua orang lainnya berada dalam kamar mandi. Total ada empat orang di dalam kamar hotel tersebut.

Saat digerebek polisi, didapati pelaku bersama istrinya dan dua pria lainnya, sedang melakukan hubungan badan. Dalam pemeriksaan itu, juga diketahui kalau pasangan ini sudah 9 kali melakukan tindakan tersebut di berbagai kota, 2 diantaranya terjadi di Tuban.

Untuk tarif yang ditawarkan, berkisar Rp 1,5 juta hingga sampai Rp 6 juta. “Pelaku menjual istrinya melalui twitter, menurut pengakuannya tergiur Fantasi film dewasa. Mereka kami tangkap di sebuah hotel di Tuban,” kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono dalam konferensi pers, dikutip dari Surya.co.id, Senin (23/3).

Dalam pengakuannya, pelaku sudah sekitar satu tahun menjual istrinya kepada pria hidung belang. Hal itu dilakukan pelaku lantaran alasan ekonomi dan fantasi seksual.

“Alasannya ekonomi, selain itu juga berfantasi karena sering nonton film biru. Pengakuannya bisa mengantongi Rp 4 juta setelah selesai menjual istrinya, itu bersih karena hotel sudah terbayar. Jualnya via twitter yang dioperasikan pelaku,” pungkas AKBP Ruruh Wicaksono.

Sementara itu, AEM mengaku menyesal atas perbuatannya yang telah menjual istrinya tersebut. Menurutnya, awalnya istri menolak saat akan dijual. Namun, karena terus didesak paksa, akhirnya istrinya setuju.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat UU ITE maupun pencabulan atau asusulila, pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, dengan ancaman pidana enam tahun penjara. (KRO/RD/Trb)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com