Warga Lubuk Pakam “Digerogoti” Virus Corona Dirujuk ke RS Adam Malik

Image: Warga Lubuk Pakam “Digerogoti” Virus Corona Dirujuk ke RS Adam Malik

RADARINDO.co.id – LUBUK PAKAM :Wabah virus Corona kian ganas dapat menyerang, “gerogoti” mematikan manusia tanpa membedakan status. Adalah seorang warga Jln Sotomo Lubuk Pakam, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang, diduga terjangkit virus carona, Minggu (8/3/2020). Namun, pihak RS yang meneŕima pasien langsung menanyakan rekam jejak perjalan pasien sebelum mengalami demam tinggi, batuk dan filek serta sesak nafas. Dijelaskan pihak keluarganya mengatakanbahwa pasien baru tiga hari pulang dari luar negeri yang sedang terkangkit virus corona.

“Tapi sejak dua hari anak laki-laki saya ini mengalamai demam tinggi, sesak nafas dan filek. Makanya kami bawa le rumah sakit,” ujar ibu korban yang tidak mau disebutkan namanya. Sedangkan Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Deli Serdang, dr Herlinda Yani bersama tenaga medis lainnya langsung membawa pasien ke ruang triage dan diteruskan keruang isolasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan pakaian alat pengaman diri (ADP) berupa baju astronot serta kelengkapan lainnya, pihak medis melakukan pemeriksaan. Dari hasil laboratorium dan foto thorax, ternyata pasien tersebut suspect carona, maka harus dirujuk ke RSU Haji Adam Malik. Merupakan rangkaiaan Simulasi virus carona di RSUD Deli Serdang jika. Jadi setiap pasien yang gejalanya demam tinggi, batuk dan filek maupun sesak nafas kita perikasa juga melalui laboratorium dan foto thoraxdr.
“Baru kita ketahui apakah pasien memeng suspect carona atau tidak. Karena tidak semua gejala diatas suspect carona,” ujar Direktur RSU Deli Serdang.

Simulasi penangan virus carona di rumah sakit milik Pemkab Deli Serdang tersebut. Pihaknya sudah memiliki sebanyak 35 alat pengaman diri (APD) berupa baju astronot, masker,penutup kepala, sepatu dan sarung tangan. Bahkan, jika tenaga medis yang ikut mengantar ke RSU Haji Adam Malik, seluruh APD diserakan ke pihak RSU Haji Adam Malik.Termasuk penyemprotan mobil ambulan.Berdasarkan pengamatan, simulasi virus carona yang dilakukan RSUD Deli Serdang ada dua versi. Pertama pasian datang dengan mobil dan kedua datang dengan naik betor. Cara penangan yang dilakukan tetap sama. Sedangkan pasien yang suspect carona yang akan dirujuk ke RSU Haji Adam Malik tidak keluar dari IGD, tapi melalalui pintu samping ruang isolasi. Sedangkan mobil ambulan sudah siap stanbay, hal ini sesuai dilansir metrokampung. Simulasi merupakan tindak yang harus dilakukan untuk menyelamatkan jiwa pasien yang terjangkit virus corona. (KRO/RD/Mtkmp)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com