Ditangan Bobby Nasution Kota Medan Akan Bawa Perubahan Masa Depan

Ditangan Bobby Nasution Kota Medan Akan Bawa Perubahan Masa Depan

 

RADARINDO.co.id-Medan: Kota Medan Metropolitan sebagai kota terbesar nomor tiga terbesar di tanah air pernah tercontreng tinta merah. Sejarah mencatat bekas orang nomor satu di Kota Medan yang diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi warganya justru berujung malapetaka.Kenapa? Nasib tragis yang pernah alami justru diakibatkan oleh “kelakuan” niat dan kesempatan.Pil pahit bernama APBD berujung hingga ke terali besi. Meski julukan Medan kota “Setepak Sirih Sejuta Pesan” tak pernah lekang di makan waktu.Sejarah “hitam” akan terpatri pada anak bangsa.

Bukan lantai yang retak tapi karena kita yang tak pandai menari.Pengalaman harus menjadi guru paling berharga untuk tidak terjadi kesalahan menjadi pemimpin kota Medan. Artinya saat ini kota Medan harus dipimpin orang yang memiliki kemauan dan kejujuran membangun Medan Metropolitan. Maksudnya, warga kota Medan tidak boleh keliru apalagi salah memilih calon Walikota Medan.

Salah memilih pemimpin maka lima kegagalan yang menjadi buah kegagalan. Untuk itu, kota Medan harus dipimpin sosok yang muda, energik dan memiliki intelektual serta kemandirian.Sosok ini masih hanya dimiliki Bobby Nasution. Ditangan Bobby Nasution diharapkan lahir ide ide jenius membangun kota Medan yang bersih dan berakhlak. Kejujuran adalah merupakan modal paling besar untuk mewujudkan visi dan misi kota Medan.

Demikian dikatakan Ketua Umum Republik Corruption Watch (RCW) Ratno,SH,MM didampingi sejumlah pengurus diantaranya Sabar M. Siregar, Yan Hutapea, Drs Martahan Togatorop, Udin Siregar, Kia Pasaribu, Juli Siburian, David, Bona, Lifanan, Ifan Hasibuan, Intan Nasution, Ucon Nainggolan, Beny dan Giarto di Sekretariat RCW Jln Menteng Indah Medan, Sabtu (22/02/2020) siang.”Hemat saya sosok muda seperti Bobby Nasution yang energik serta berbakat. Beliau layak menjadi Walikota Medan. Kita harapkan ditangan Bobby warga kota Medan aman dan sejahtera,” ujar Ratno,SH,MM juga ketua SAMBAS atau “Sahabat Anak Medan Bersama Bobby Akan Sejahtera”.

Lebihlanjut ditegaskannya lagi, Tim Relawan dan Pendukung SAMBAS telah melakukan survey di 21 Kecamatan ternyata 80% warga kota Medan menginginkan pemimpin kota Medan yang muda, energik dan mandiri. “Bobby Nasution sosok yang paling tepat menjadi Walikota Medan Sebelumnya, ketua umum partai NasDem telah menyampaikan statemen mendukung Bobby Nasution sebagai balon Walikota Medan.Hal tersebut dikatakan Surya Paloh saat resmikan Kantor NasDem di Medan.NasDem pun mendukung penuh Bobby di Pilkada Medan 2020.

“Bobby sudah jelas, NasDem memberikan dukungan sepenuhnya. Hasil surveinya baik sekali, terlalu baik menurut saya,” tutur Surya Paloh saat meresmikan Kantor NasDem di Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/2/2020).Saat ditanya terkait Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang juga mendaftar ke NasDem, Paloh menjelaskan alasan mendukung Bobby. Dia mengatakan, berdasarkan hasil survei yang ada, Bobby merupakan calon terbaik.Surya Paloh juga menjelaskan alasan anaknya yang juga anggota DPR RI, Prananda Surya Paloh, tidak masuk bursa cawalkot Medan dari NasDem.

Menurutnya, Prananda masih harus belajar lagi jika ingin menjadi cawalkot Medan.Seperti dilansir media sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan elektabilitas menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, meningkat jelang Pilwalkot Medan 2020. Hasto menyebut Bobby perlu banyak belajar dan mencontoh kader PDIP yang juga menjabat sebagai Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.”Kalau dari survei memang Mas Bobby elektoralnya cenderung meningkat dan beberapa waktu yang lalu kami juga menyarankan Mas Bobby untuk belajar di kepala daerah dari PDI Perjuangan, seperti Bupati Banyuwangi,” ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020).Bobby sudah banyak belajar mengenai kepemimpinan. Bobby mempelajarinya secara diam-diam.Hasto mengatakan keputusan akhir mengenai diusung atau tidaknya Bobby oleh PDIP ada di tangan Ketum Megawati Soekarnoputri.

“Tetapi pengumuman belum dilakukan karena keputusan belum diambil oleh Ibu Megawati Soekarnoputri,” lanjutnya.PDIP merupakan partai besar dan berpengaruh ini belum menentukan sikap, sebelum Ketua Umum Megawati menyampaikan statemen resmi. Bahkan warga kota Medan menaruh harapan agar Pilkada Kota Medan tahun 2020 berlangsung aman. (KRO/RD/Tim)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com