Guna Minimalisir Konflik dengan Manusia, Gajah Liar Dipasangi GPS

Image: Guna Minimalisir Konflik dengan Manusia, Gajah Liar Dipasangi GPS

RADARINDO.co.id – PEKANBARU : Untuk meminimalisir terjadinya konflik dengan manusia, gajah sumatera liar di Riau, dipasangi alat pemantau berupa GPS Collar. Pemasangan GPS dilakukan pertama kalinya oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Riau.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono mengatakan, pemasangan GPS Collar kepada gajah dilakukan bersama KPH Tahura Minas, Yayasan TNTN, Forum Konservasi Leuser dan Volenteer.

“GPS Collar dipasang pada seekor induk gajah yang kelompoknya ada di Petapahan, Kabupaten Kampar. Kelompok gajah ini memiliki homerange (wilayah jelajah) di Minas, Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru dan Petapahan, Kampar,” kata Suharyono dalam keterangan tertulis, dilansir dari Kompas.com, Jum’at (24/1).

Suharyono mengatakan, wilayah jelajah kelompok satwa yang dilindungi ini sering bersinggungan dengan permukiman penduduk, terutama di Desa Bencah Kelubi, Desa Karya Indah, Kabupaten Kampar dan sekitarnya.

Menurutnya, untuk memantau pergerakan gajah agar tidak mendekati perkampungan, maka perlu dicari cara untuk melakukan pencegahan.
“Diharapkan dengan pemasangan GPS Collar, pergerakan gajah liar bersama kelompoknya dapat terpantau. Kemudian kita bersama-sama melakukan penggiringan ke kawasan hutan. Sehingga kita dapat meminimalisir konflik dan kerugian material di permukiman penduduk,” ucap Suharyono.

Dijelaskannya, pemasangan GPS Collar ini merupakan pemasangan awal yang akan diikuti dengan pemasangan GPS Collar pada kelompok gajah lainnya. Sehingga lanjutnya, seluruh kelompok gajah dapat dipasang GPS Collar untuk memudahkan petugas melakukan pemantauan. (KRO/RD/ANT)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com