Massa PMS Protes Atas Pencopotan Rusdi Sinuraya sebagai Dirut PD Pasar Medan

Massa PMS Protes Atas Pencopotan Rusdi Sinuraya sebagai Dirut PD Pasar Medan

RADARINDO.co.id – MEDAN : Seratusan massa Pemuda Merga Silima (PMS) menggelar aksi protes atas pencopotan Rusdi Sinuraya dari Dirut PD Pasar, di depan kantor Pemko Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kamis (23/1).

Menggunakan pengeras suara, massa menyuarakan aksinya dan spanduk besar berisikan ‘Masyarakat Karo Kota Medan melalui PMS Menyatakan keberatan dan keprihatinan atas Dipecatnya atas penyalahgunaan wewenang Plt Walikota Medan’.

Koordinator aksi PMS, Joseph Bangun, menilai bahwa pencopotan Rusdi karena kepentingan politik Plt Walikota Akhyar Nasution. “Kita tahu bahwa saudara Rusdi Sinuraya sudah membawa kemajuan bagi PD Pasar. Tapi karena ada kepentingan-kepentingan poltik Plt Walikota, beliau dicopot dari jabatannya. Itu sangat tidak baik untuk pendidikan politik dan untuk anak bangsa,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi setiap kebijakan-kebijakan yang dilakukan Plt Walikota Akhyar Nasution. “Kita akan menuntut supaya pejabat-pejabat terkait juga dievaluasi. Mulai hari ini kinerja Plt Walikota akan kita pantau. Dan apabila kita menemukan adanya data yang menyeleweng, kita akan laporkan ke KPK, setuju kawan-kawan,” teriaknya disambut riuh massa aksi.

Sebelumnya, tiga orang Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan dicopot dari jabatannya. Ketiga Direksi tersebut adalah Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Rusdi Sinuraya, Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Yonny Anwar, serta Dirut PD Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Arifin Rambe.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Wiriya Alrahman saat dihubungi mengatakan, ia pun juga mendengar kabar yang berhembus.

“Infonya begitu?. Dari mana dapat infonya?. Saya pun dengar kabar begitulah,” katanya diiringi tawa saat ditemui usai rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (20/1) lalu.

Seperti diketahui, baik Rusdi Sinuraya maupun Plt Walikota Akhyar Nasution sama-sama mendaftar ke partai-partai politik menjadi Balon Walikota/Wakil Walikota pada Pilwalkot Medan 2020. Bahkan teranyar, keduanya sama-sama mengikuti Fit and Proper Test di Partai Golkar pada 20 Januari 2020 lalu.

Sebelumnya, Rusdi juga mengaku terkejut dengan pemecatan dirinya lantaran merasa sudah banyak yang dia kerjakan pada pasar- pasar di Kota Medan.

Bakan ia mengklaim sudah melakukan prestasi terbesar untuk meningkatkan PAD pada pasar. Sejak menjabat di tahun 2017, Rusdi mengungkapkan telah berhasil menaikkan laba dari Rp1,4 miliar menjadi Rp 2,6 miliar di tahun 2018. (KRO/RD/Ril)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com