Oknum PNS Kepergok Mesum di Parkiran Mal, Ditemukan Kasur dalam “Mobil Bergoyang”

Oknum PNS Kepergok Mesum di Parkiran Mal, Ditemukan Kasur dalam “Mobil Bergoyang”

RADARINDO.co.id – SOLO : Oknum pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berinisial BN (40), kepergok berduaan dengan seorang wanita dalam “mobil bergoyang” di areal parkir Solo Paragon Mal Banjarsari, Solo.

Diduga, pasangan tersebut sedang asyik mesum. Pasalnya, saat dipergoki, BN sempat mencoba kabur dan nekat menabrak petugas satpam.

Peristiwa berawal saat petugas parkir merasa curiga dengan mobil yang terparkir di lantai P1. “Mobil itu dalam kondisi lampu menyala, karena petugas kita mau mengecek takutnya pengendara di dalam sedang sakit atau butuh pertolongan,” papar Chief Marccom Solo Paragon Mall, Veronica Lahji, dilansir dari Tribunnews.com, Selasa (21/1).

Namun, saat kaca “mobil bergoyang” tersebut diketuk oleh petugas, pengendara tersebut malah memacu kencang mobilnya. Petugas parkir yang berada di lokasi kemudian berkoordinasi dengan satpam untuk menghadang mobil tersebut.

Namun, satpam yang bernama Andika malah ditabrak oleh mobil Honda Jazz warna abu-abu tersebut. Tak hanya menubruk satpam, mobil yang dikendarai BN juga menabrak Boomgate parkir Paragon Mall hingga palangnya rusak.

Mobil tersebut terus melaju dan berhasil kabur dari kejaran petugas di Paragon Mall dan driver ojek online. “Beruntung, satpam yang ditabrak tidak apa- apa, sudah kami periksakan,” kata Veronica.

Menurut Kanit Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Adis Gani Gatra, aksi ugal-ugalan pelaku berhasil dihentikan di daerah Sukoharjo pada malam harinya. “Dia diserahkan ke Satlantas Polresta Solo oleh masyarakat,” papar Adis.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku panik lantaran perbuatan mesumnya dengan teman perempuannya berinisial DI, dipergoki petugas. “Menutupi rasa malu, dia lantas melarikan diri dan melakukan aksi ugal-ugalan dengan tancap gas,” ungkapnya.

Menurut Adis, pihaknya menemukan kasur dalam mobil yang ditumpangi BN dengan teman perempuannya tersebut. “Iya ada kasur dalam mobil itu,” ungkap Adis.

Terpisah, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai melalui Kapolsek Banjarsari, Kompol Demianus Palulungan, mengatakan bahswa pihaknya masih melakukan penyidikan adanya kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan BN. Kini, BN sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami hingga sekarang sudah memeriksa empat orang saksi. Keempat orang saksi itu, tiga diantaranya petugas keamanan dan satu petugas parkir Solo Paragon Mal. Proses hukum tetap berjalan, meski keduanya sudah menyatakan berdamai,” katanya.

Polisi juga menyita sebuah mobil Honda Jazz warna metalik dengan nomor polisi AD 8941 HN milik tersangka sebagai barang bukti. Tersangka BN untuk sementara memang tidak ditahan, tetapi dia wajib lapor ke Mapolsek Banjarsari setiap Senin dan Kamis.

Menurut Demianus, dari hasil pemeriksaan tersangka dan keterangan saksi, tidak ditemukan adanya bukti yang mengarah terhadap tindak asusila yang dilakukan BN bersama DI.

Tersangka mengaku memang ada alat kontrasepsi di dalam mobilnya, tetapi barang tersebut belum digunakan. Dia mengaku panik saat diketuk petugas parkir, sehingga mobilnya langsung tancap gas meninggalkan parkiran.

Sementara, Sekdakab Sragen, Tatag Prabawanto, membenarkan bahwa BN warga Mijehan Gemolong Sragen itu, merupakan PNS dilingkungan Pemkab Sragen. “Iya benar, dia PNS di Sragen bertugas di Diskominfo Sragen,” papar Tatag Prabawanto, Selasa (21/1).

Bahkan, pihaknya sudah mengetahui insiden yang dialami BN dan teman perempuannya berinisial DI di Solo Paragon Mall tersebut.

Namun, soal apakah keduanya berselingkuh atau tidak, pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut. “Kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari kepolisian,” papar Tatag. (KRO/RD/Jpnn/Trb)

 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com