PT Waskita Beton Frices Adakan Sosialisasi Pada Masyarakat Dolok Merawan

PT Waskita Beton Frices Adakan Sosialisasi Pada Masyarakat Dolok Merawan

RADARINDO.co.id-Sergai:

Berdirinya perusahaan fencinplen musiman di desa Paretokan menjadi pro kontra di tengah tengah masyarakat. Sebagian pihak ada yang memahami dan sebagian lagi tidak bisa memahami tentang keberadaan perusahaan di desanya. Akhirnya perusahaan untuk kedua kalinya memberikan sosialisasi kembali kepada masyarakat bertempat di aula kantor desa Paretokan yang dihadiri oleh utusan perusahaan PT Waskita Beton Frices (WBF) dan didampingi oleh warga setempat yang diangkat oleh pihak perusahaan sebagai humas yang ada di desa Paretokan yaitu Gusti.


Kegiatan sosialisasi juga dihadiri Misnani selaku Kepala Desa yang baru saja terpilih sebagai Kepala Desa di desa Paretokan beserta perangkat desa, perangkat Muspika M. Manik selaku Kapolsek Dolok Merawan beserta beberapa anggota Polsek, juga Danramil P. Simanjuntak dengan beberapa anggota Koramil.
Selama kedua tokoh tersebut merupakan Muspika yang selalu memberi contoh kepada masyarakatnya dan sangat peduli tentang keamanan dan ketentraman di wilayah Kec Dolok Merawan.
Hasil sosialisasi antar warga desa Paretokan dengan perusahaan WBF (Waskita Beton Frices) mendapatkan hasil keputusan yg positif bagi masyarakat. Artinya yg selama ini ada masyarakat ada yang mendapat informasi yang simpang siur tentang perusahaan yang dikatakan kurang tanggung jawab nyatanya semua itu tidak benar.


Karena perusahaan WBF yang berdiri di desa Paretokan, selama melaksanakan pekerjaan untuk proyek tol yg ada di Kec Dolok Merawan sampai selesai pekerjaan proyek jalan tol, akan tetap bertanggung jawab memakai fasilitas desa yg selama ini bagus.
Contohnya jalan yg sudahrusak akan dibangun kembali dengan yang lebih bagus. Begitu juga perekrutan tenaga kerja diutamakan masyarakat desa setempat, kecuali tenaga ahlinya. Dan perusahaan akan menepati janji apa yg diminta oleh masyarakat setempat tentang air bersih, untuk rumah ibadah tau gereja yg ada di desa Paretokan. Semua itu disampaikan oleh utusan salah satu staf perusahaan WBF S. Simamora saat di temui RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAD dan juga Mesnani sebagai Kepala Desa turut menyampaikan akan tetap bertanggung jawab penuh dan akan selalu memantau peroyek selama masih ada di desa kita ini, dan memenuhi.
Melayani masyarakat yang pantas permintaannya kepada pihak perusahaan untuk kepentingan bersama kesejahteraan masyarakat yg ada di desa ini. Begitu juga Kapolsek dan Danramil sebagai perwakilan dari muspika, menyampaikan kepada masyarakat yang hadir, mengajak mari bekerja sama untuk mendukung agar perusahaan yg ada di desa kita ini berjalan sesuai dengan target yang dibutuhkan oleh proyek jalan tol yang ada di wilayah kita ini.
Karena proyek tol adalah proyek target pemerintah untuk kesejahteraan kita bersama. Dengan segala perdebatan awalnya jadi selesai, setelah diadakan kesepakatan bersama, dan tidak ada lagi selisih paham antara pihak perusahaan dengan masyarakat. (KRO/Abdy/SS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com