Pemimpin Tertinggi Iran Sebut Donald Trump Pengkhianat

Pemimpin Tertinggi Iran Sebut Donald Trump Pengkhianat

RADARINDO.co.id:
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akhirnya angkat bicara. Tidak hanya menyampaikan kritik pedas, ia juga menyebutkan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sebagai ‘badut’ penghianag yang berpura-pura mendukung rakyat Iran melawan pemerintah. Tapi ia akan ‘menusukkan belati beracun’ ke punggung mereka. Apalagi akibat tekanan pasukan Garda Revolusi secara tidak sengaja menembak pesawat Ugraina Airline dengan rudal sehingga menewaskan seluruh 176 orang penupang.
Hal itu disampaikannya saat memimpin shalat Jum’at (17/1) kemarin di Masjid Agung Imam Khomeini, Teheran. Ini merupakan pertama kalinya bagi Khamenei memimpin shalat Jum’at dalam 8 tahun terakhir. Khamenei tercatat terakhir kali memimpin salat Jum’at di Masjid Mosalla, Teheran, pada Februari 2012 lalu saat peringatan 33 tahun revolusi Islam di Iran.
Kemunculan Khamenei dalam shalat Jum’at ini berlangsung ketika Iran tengah menghadapi tekanan setelah pasukan Garda Revolusi secara tak sengaja menembak pesawat Ukraine International Airlines dua kali dengan rudal hingga menewaskan seluruh 176 penumpang.
Kecelakaan itu memicu amarah publik Iran hingga mendorong demonstrasi anti pemerintah di Teheran. Iran mengerahkan ratusan aparat keamanan ke pelosok ibu kota untuk mengamankan unjuk rasa. Kemarahan rakyat Iran sempat terjadi dorongmendorong demonstran anti pemerintah.
(KRO/RD/WSP)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com