Anak Hakim PN Medan Minta Agar Ibu Tirinya Dihukum Berat

Image: Anak Hakim PN Medan Minta Agar Ibu Tirinya Dihukum Berat

RADARINDO.co.id – MEDAN : Rajif Fandi Jamal, anak kedua Hakim Pengadilan Negeri Medan (PN) Medan, Jamaluddin, meminta agar pelaku pembunuh ayahnya dihukum berat.

Pasalnya menurut Rajif, perbuatan para pelaku pembunuhan yang diketahui bernama Jefri Pratama dan Reza Fahlevi itu, tidak manusiawi. Hal itu diungkapkan Rajif Fandi Jamal saat ikut menyaksikan proses rekonstruksi di lokasi pembuangan jasad Jamaluddin di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Fame, Kecamatan Kutalimbaru. “Seumur hidup,” kata Rajif, dikutip dari Kompas.com, Tribunnews.com, Sabtu (18/1).

Rajif mengaku kaget dengan ibu tirinya yakni Zuraida Hanum yang tega menjadi otak pembunuhan Jamaluddin. Menurutnya, hubungan Zuraida Hanum dengan Jamaluddin biasanya adem-adem saja saat di rumah. “Biasa saja. Di rumah, adem-adem aja suasananya,” kata Rajif.

Diungkapkannya bahwa tersangka Jefri Pratama yang dikabarkan memiliki hubungan spesial dengan ibu tirinya itu, kerap datang ke rumahnya. Namun, menurut Rajif, kedatangan Jefri itu untuk bermain dam batu dengan Jamaluddin.

“(JP) sering datang ke rumah, setiap hari Kamis malam. Seminggu sekali lah. Ramai datangnya. Dia ya masuk ke dalam rumah, main dam batu sama ayah sampai tengah malam,” ungkapnya.

Rajif Fandi Jamal melihat, pembunuhan ayahnya itu sebagai perbuatan yang sangat tragis. Ia tak menyangka, ayahnya bisa dibunuh oleh orang yang dikenalnya.  “Sangat tragis ketika Abu (sapaan untuk ayah) dihabisi oleh mereka (ketiga tersangka),” katanya.

Ia mengaku sedih dan kecewa dengan perbuatan Zuraida Hanum. Bahkan, ibu tirinya itu sempat memegang pundaknya ketika akan keluar dari rumah pada akhir rekontruksi. Namun, Rajif langsung menepisnya.

Rajif mengaku, selama ini tak pernah berbincang dengan ibu tirinya tersebut. “Selama ini tidak pernah berbincang apapun,” kata Rajif. (KRO/RD/Trb)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com