Tolak Konferkab Ulang, PWI Inhil Surati Dewan Kehormatan Pusat

Tolak Konferkab Ulang, PWI Inhil Surati Dewan Kehormatan Pusat

RADARINDO.co.id – TEMBILAHAN : Galang dukungan penolakan Konferkab Ulang, sejumlah anggota PWI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengirim surat penolakan ke Dewan Kehormatan PWI Pusat, di Jakarta, Senin (13/1).

Surat yang ditembuskan langsung ke Ketua PWI Pusat tersebut, berisi tandatangan anggota PWI Inhil baik senior maupun anggota muda dengan jumlah 29 orang, dari total keseluruhan 49 orang, yang juga terlibat dalam kepanitiaan Konferkab yang sudah terlaksana pada 5 Oktober 2019 lalu.

Dalam surat tersebut, anggota PWI Inhil mempertanyakan keputusan Ketua PWI Riau dalam penunjukan Plt dengan tujuan utama menggelar Konferkab Ulang.

“Sementara Konferkab PWI Indragiri Hilir sudah digelar 5 Oktober 2019, dengan berjalan demokratis sesuai aturan yang ditetapkan PD PRT PWI, di Tembilahan,” ujar anggota PWI Inhil, Safwan.

Menurutnya, dinamika yang muncul dalam kontestasi pemilihan Ketua PWI Inhil periode 2019-2022, merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, namun harus disikapi dengan bijak oleh pengurus PWI Provinsi Riau tanpa harus menganulir Konferkab tersebut.

Selain itu sambungnya, dalam kemenangan M Yusuf yang berhasil memperoleh suara terbanyak, dengan 17 suara, sementara Indra Efendi 13 suara pada Konferkab lalu, seharusnya pengurus PWI Riau dapat menghargai hasil pilihan anggota PWI Inhil dalam ajang tiga tahun tersebut, dengan melantik M Yusuf sebagai ketua terpilih.

“M Yusuf berhak dilantik, kalaupun ada permasalahan harusnya setelah pelantikan, jangan saat seperti saat ini, tinggal menunggu SK, malah keluar keputusan Konferkab Ulang, artinya ada apa?,” ucap Safwan.

Ia berharap, dengan masuknya surat dukungan anggota PWI Inhil ke Dewan Kehormatan Pusat, dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan yang baik untuk PWI Inhil. (KRO/RD/Marbun)

 

 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com