Pesawatnya Ditembak Jatuh, Ukraina Ajukan Tuntutan ke Iran

by -34 views

RADARINDO.co.id – JAKARTA : Presiden Ukraina buka suara terkait pengakuan yang disampaikan oleh Angkatan Bersenjata Iran mengenai human error yang mengakibatkan ditembaknya pesawat sipil milik Ukraina oleh rudal Iran.
Presiden Volodymyr Zelensky dalam akun facebook pribadinya menulis bahwa ia menuntut Iran untuk menghukum pihak-pihak yang bertanggungjawab atas penembakan tersebut. Selain itu, juga meminta Iran untuk membayarkan kompensasi dan mengembalikan jasad korban jatuhnya pesawat tersebut.
“Kami mengharapkan Iran untuk membawa yang bersalah ke pengadilan. Kami berharap penyelidikan akan dilakukan tanpa penundaan yang disengaja dan tanpa hambatan,” tulis Zelensky, mengutip CNBC, Senin (13/1) yang dilansir dari kantor berita AFP.

Dia juga meminta pemerintah Iran untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi dan akses total untuk melakukan penyelidikan bagi 45 ahli asal Ukraina dalam penyelidikan tragedi itu.

Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Iran menyebutkan hal tersebut disebabkan karena adanya human error dan pesawat tersebut terbang di wilayah yang berdekatan dengan lokasi militer sensitif.
Pihak Angkatan Bersenjata Iran menyebut, pesawat tersebut ditembak jatuh lantaran mengira sebagai pesawat musuh. Dalam waktu yang sama, militer Iran tengah berada pada ‘kesiapan level tertinggi’ di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
“Dalam kondisi seperti itu, dikarenakan kesalahan manusia dan dalam cara yang tak disengaja, penerbangan itu ditembak,” demikian statement militer Iran.

Akibat kesalahannya ini, militer Iran telah berjanji untuk memperbaiki kesalahan sistem itu guna mencegah kejadian yang sama terulang kembali. Selain itu, dia juga akan mengadili pihak-pihak yang bertanggungjawab atas penembakan tersebut.
Seperti diketahui, pesawat milik maskapai penerbangan swasta terbesar milik Ukraina ini jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini Teheran pada Rabu (8/1). Pesawat dengan nomor penerbangan PS752 ini rencananya akan terbang dengan tujuan Kiev, Ukraina. (KRO/RD/CNBC)