Polisi Periksa Sampel Racun di Jenazah Mantan Istri Sule, Suami Lina Dicecar 26 Pertanyaan

by -2,556 views

RADARINDO.co.id – BANDUNG : Makam mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Sekelimus 1, Kelurahan Batununggal, Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, telah selesai dibongkar polisi guna kepentingan autopsi.

Proses autopsi jenazah Lina memakan waktu selama 4 jam. Guna kepentingan penyelidikan, polisi mengambil sampel racun yang ada di tubuh Lina.

Sample racun tersebut, nantinya akan diperiksa lebih lanjut di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk melengkapi data yang akan menentukan kesimpulan akhir dari hasil autopsy.

Sementara itu, suami mendiang Lina, Teddy Pardiyana mengaku sudah tiga hari berturut-turut dimintai keterangan polisi terkait kematian istrinya tersebut hingga membuatnya lelah. Meski demikian, dirinya berusaha kooperatif membantu proses penyelidikan.

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (11/1), pembongkaran makam yang dilakukan polisi berdasarkan laporan anak Sule, Rizky Febian ke Polrestabes Bandung, pada Senin 6 Januari 2020 lalu, atas kejanggalan pada kematian ibundanya.

Guna kepentingan penyelidikan, polisi melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya tersebut. “Nanti dari hasil tim forensik akan dilakukan analisis penyebab kematian almarhumah,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol S Erlangga.

Erlangga mengatakan, setelah dilakukan pembongkaran, dokter forensik langsung melakukan autopsi terhadap jenazah Lina. “Pemeriksaan luar dan dalam sekitar 3-4 jam disini (di pemakaman),” katanya saat ditemui di lokasi pemakaman.

Pembongkaran makam jenazah Lina sendiri disaksikan oleh suami sah mendiang Lina, Teddy, dan anak laki-lakinya Rizky Febian.

Erlangga mengatakan, dalam proses autopsi, Dokter forensik dari kepolisian dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan melakukan pemeriksaan luar dan dalam organ jenazah Lina. “(Pemeriksaan) Luar dalam, termasuk jantung,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sampel untuk kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium guna memastikan penyebab kematian. “Proses Lab ini paling lambat dua minggu,” ujar Erlangga.

Usai dilakukan autopsi oleh tim forensik, polisi mengambil sample racun di jenazah mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah.

Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Biddokes Polda Jabar, Robert Tanjung menjelaskan, perlu pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kematian Lina.

“Kita belum dapat menyimpulkan karena masih ada pemeriksaan toksikologi ke Puslabfor dulu, itu memerlukan waktu satu sampai dua minggu,” katanya.

Adapun sample berupa racun dalam tubuh Lina diambil untuk dilakukan analisis di Puslabfor. “Yang kita ambil racun dalam tubuhnya, kita ambil sample racun dalam tubuhnya semua,” katanya.

Sementara, suami mendiang Lina Zubaedah, Teddy Pardiyana mendatangi Mapolretabes Bandung untuk memenuhi panggilan pihak kepolisian perihal dugaan kejanggalan kematian istrinya. “Ini diminta keterangan dari kepolisian membantu semua proses agar cepat beres,” katanya di Mapolrestabes Bandung.

Teddy mengaku, sudah tiga hari ini dirinya dimintai keterangan berturut-turut oleh polisi. “Ini sudah tiga hari berturut dimintai keterangan,” ujarnya.

Tedi Padriyana mengaku dicecar beberapa pertanyaan oleh penyidik Polrestabes Bandung. Pertanyaan itu, sambungnya, berhubungan dengan kematian istrinya. “Pertanyaannya lebih dari 26 pertanyaan. Semua berhubungan dengan bunda Lina,” katanya. (KRO/RD/Komp)