Pak Guru Tewas Saat Kencani Bu Guru di Kamar Hotel

by -556 views

RADARINDO.co.id – KUDUS : Seorang oknum guru pria (Pak Guru) berinisial HW (58), tewas didalam kamar hotel kelas melati pada 25 November 2019 lalu yang merupakan bertepatan perayaan Hari PGRI ke-74. Pak Guru naas tersebut meregang nyawa saat berkencan dengan teman wanitanya yang juga seorang oknum guru wanita alias Bu Guru berinisial PS (42).

HW yang merupakan seorang guru Sekolah Dasar (SD) itu tewas saat berkencan dengan PS di salah satu kamar hotel kelas melati di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Kapolsek Jati, AKP Bambang Sutaryo, menyampaikan bahwa HW dan PS adalah seorang guru, dan keduanya bukan merupakan pasangan suami istri.

Menurutnya, HW dan PS datang ke hotel pada pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Keduanya lantas masuk ke dalam kamar nomor 06 yang disewanya. Saat itu, keduanya diduga berbuat mesum. Selama kurang lebih satu jam berada di kamar, PS tiba-tiba berlari keluar untuk meminta pertolongan kepada petugas hotel.

“Saat itu HW pingsan. PS kemudian meminta petugas hotel untuk mengantarkan HW ke rumah sakit. HW kemudian dilarikan ke RS Loekmono Hadi Kudus menggunakan mobil milik hotel. Namun dalam perjalanan sudah meninggal dunia,” kata Bambang, seperti dilansir dari Tribunnews, Sabtu (30/11).

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan pada fisik korban. Korban diduga meninggal dunia karena sakit. “Tak ada unsur penganiayaan. Dugaan sakit. Jenazah kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga pada sore. Di lokasi kejadian kami temukan jaket, air mineral dan permen cokelat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Joko Susilo, sangat menyesalkan kejadian tersebut. Terlebih, insiden yang tak pantas tersebut terjadi tepat ketika Peringatan Hari Guru Nasional.

“Kami sayangkan itu. Seharusnya itu tak terjadi. Di saat perayaan hari guru nasional, justru ada guru yang meninggal dunia di hotel. Kalau guru PNS, bentuk sanksinya akan diserahkan kepada Baperjakat ASN (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan Aparatur Sipil Negara),” kata Joko.

Ia menegaskan jika nantinya ditemukan guru selingkuh, terutama yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) akan diberikan sanksi tegas. Demikian pula, jika benar teman kencan guru yang meninggal juga sama-sama berprofesi sebagai guru, juga akan diberikan sanksi karena dianggap melanggar disiplin. (KRO/RD/Trb)