Diperingati Setiap 12 November, Ini Sejarah Hari Ayah Nasional

by -262 views

RADARINDO.co.id : Hari Ayah Nasional atau peringatan Hari Ayah di Indonesia dirayakan setiap tanggal 12 November. Hal ini berbeda halnya dengan sebagian besar negara-negara di dunia yang memperingati Hari Ayah atau Father’s Day pada Minggu di pekan ke tiga bulan Juni.
Momen hari ayah di berbagai negara sudah mulai diperingati sejak awal abad ke-12 dengan makna sebagai hari untuk menghormati Ayah. Di Amerika Serikat misalnya, budaya merayakan Hari Ayah sudah dimiliki sejak Juni 1910 di Negara Bagian Washington.
Di beberapa negara Eropa dan Amerika Latin, para Ayah diberi penghargaan setiap 19 Maret (St Joseph’s Day). Uniknya, peringatan Hari Ayah Nasional yang jatuh hari ini, Selasa (12/11) turut dirayakan Google dengan doodle-nya.
Diketahui, peringatan Hari Ayah di Indonesia baru dimulai sejak tahun 2016 atas prakarsa Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP). Peringatan Hari Ayah di Indonesia ini bermula saat PPIP merayakan peringatan Hari Ibu dengan mengadakan Lomba Menulis Surat untuk Ibu di tahun 2014.
Di akhir acara, banyak peserta lomba menanyakan kepada panitia kapan lomba menulis surat untuk hari Ayah digelar. Mereka menganggap sosok Ayah juga bagian penting dalam sebuah keluarga. Berawal dari sinilah, PPIP melakukan audiensi ke DPRD Surakarta untuk menanyakan kapan peringatan Hari Ayah di Indonesia.
Setelah melalui pemikiran panjang, PPIP akhirnya menggelar deklarasi Hari Ayah Nasional di Surakarta pada tanggal 12 November 2016. Di hari dan jam yang sama, deklarasi Hari Ayah juga dilakukan di Maumere, Flores, NTT.
Deklarasi tersebut digabungkan dengan hari kesehatan dengan mengambil semboyan “Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya”. Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku ‘Kenangan untuk Ayah’ yang berisi 100 surat anak Nusantara yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.
Usai deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) serta bupati di 4 penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote. (KRO/RD/Komp)