Polres Nias Selidiki Video Penganiayaan Bocah SD

by -67 views

RADARINDO.co.id – NIAS : Video kekerasan yang menimpa seorang bocah menghebohkan dunia maya. Dalam video itu, terlihat kondisi seorang bocah sekolah dasar (SD) penuh luka di sejumlah bagian tubuhnya.

Dalam video berdurasi 3 menit 6 detik yang tersebar di Facebook itu terlihat, seorang bocah penuh luka seperti disiksa dan melaporkannya kepada salah seorang gurunya. Entah apa sebabnya, bocah tersebut penuh bekas luka.

Kepala Urusan Humas Polres Nias, Bripka Restu El Gulo, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menangani video viral tersebut. Polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti berupa bambu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.

Video ini viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Rahman Zaluhkhu pada awal Oktober 2019. Polisi memeriksa sang guru yang mengunggah video serta menyelidiki orangtua korban di rumahnya.

Dalam video itu disebutkan, seorang anak kecil yang mengenakan seragam sekolah penuh luka, diduga telah dianiaya orangtuanya, namun masih dalam pemeriksaan.

Dalam video terungkap, korban dianiaya orangtuanya menggunakan bambu dan mengaku di depan salah seorang gurunya. “Kasus tersebut sudah ditangani Polsek Alasa,” jawab Paur Humas Polres Nias, Bripka Restu El Gulo, di Mapolres Nias, dilansir dari Kompas.com, Selasa (9/10).

Untuk diketahui bahwa korban berinisial K-Z, berusia 12 tahun, siswa salah satu sekolah dasar di Kabupten Nias Utara, Sumatera Utara. Akibat dari perlakuan yang diterima korban, pelaku akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dan undang-undang kekerasan dalam rumahtangga dengan ancaman penjara lebih dari lima tahun penjara. (KRO/RD/Komp)