“Cinta Lama Bersemi Kembali” Berujung Tewasnya Ibu Rumahtangga Ini

by -104 views

RADARINDO.co.id – NTT : Aparat Polres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap tiga orang pelaku pembunuhan terhadap Marince Ndun (48), seorang ibu rumahtangga di Dusun Faisue, Desa Oebela, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga berhasil mengungkap motif pembunuhan yang menggunakan senjata api itu. Tiga orang pelaku yang berhasil ditangkap, yakni Efrain Lau alias Efa (55), Belandina Henukh alias Dina (53) dan Marten Luter Adu alias Luther (55).

Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowo mengatakan, motif pembunuhan itu karena adanya cinta segitiga antara para pelaku dan korban.

Pelaku Marten Luter Adu kata Bambang, adalah suami sah dari korban Marince Ndun. Namun, keduanya saat ini pisah ranjang. Marten selama ini, secara diam-diam berhubungan gelap dengan pelaku Belandina Henukh, yang merupakan mantan pacar Marten.

“Motifnya pembunuhan ini, karena adanya cinta lama bersemi kembali antara pelaku Marten dan pelaku Belandina, sehingga timbul rencana untuk membunuh korban,” ungkap Bambang, dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Kompas.com, Rabu (9/10).

Kedua pelaku lanjut Bambang, kemudian menyewa Efrain Lau, untuk membunuh korban, dengan menggunakan senjata api rakitan. Aksi pembunuhan itu, akhirnya berhasil diungkap setelah polisi melakukan penyelidikan intensif. “Kasus ini berhasil kita ungkap, kurang lebih 42 hari dari kejadian,”kata Bambang.

Efrain dan Dina kata Bambang, ditangkap pada 2 Oktober 2019. Sedangkan Luther ditangkap ada 5 Oktober 2019. “Saat ini mereka sudah diamankan dan diperiksa secara intensif di Mapolres Rote Ndao,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Marince Ndun (48), seorang ibu rumahtangga di Dusun Faisue, Desa Oebela, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas ditembak orang tak dikenal, Selasa (20/8).

Kasubag Humas Polres Rote Ndao, Aipda Anam Nurcahyo mengatakan, Marince tewas setelah ditembak menggunakan senjata api rakitan. (KRO/RD/Komp)