Gadis 17 Tahun Disekap Selama 4 Hari dan Diperkosa 3 Pria Berkali-kali

Gadis 17 Tahun Disekap Selama 4 Hari dan Diperkosa 3 Pria Berkali-kali

RADARINDO.co.id – CIANJUR : Seorang gadis berinisial Al (17), asal Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diculik, disekap, dan diperkosa berkali-kali oleh tiga pria.

Awalnya, Al diculik oleh pelaku berinisial JR (54) dari rumah nenek korban di daerah Kecamatan Cibinong, Cianjur, Kamis (3/10) dini hari lalu. Kemudian, korban disekap di rumah JR di Gang Harapan, Kelurahan Sayang, Cianjur.

Korban diculik pelaku dalam keadaan tidak sadarkan diri setelah dibekap pelaku hingga pingsan saat tengah tertidur lelap di kamar. Selama empat hari disekap, korban mengalami kekerasan seksual.

Tak hanya oleh JR, korban juga diperkosa secara bergiliran oleh teman pelaku, yakni AH (44) dan Ed. Diketahui, ternyata salah satu pelaku, yakni AH merupakan paman korban. JR dan AH telah ditangkap polisi, sedangkan pelaku Ed masih buron.

Wakapolres Cianjur, Kompol Jaka Mulyana mengatakan, setiap melakukan perbuatannya, pelaku JR mengancam korban dengan pisau. “Korban tidak berdaya karena di bawah ancaman. Diancam akan dibunuh oleh pelaku jika menolak,” kata Jaka saat konferensi pers di halaman Mapolres Cianjur, Senin (7/10) kemarin.

Selama dalam penyekapan, korban sempat dibawa JR ke Jakarta untuk dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga, sekaligus untuk menghilangkan jejak perbuatan bejatnya itu. “Namun, dikembalikan oleh calon majikannya di Jakarta karena korban seperti orang tidak waras, linglung,” ucapnya.

Oleh JR, korban lantas dibawa kembali ke Cianjur. Sesampainya di rumah pelaku, Minggu (6/10) dini hari, korban diminta kembali melayani nafsu bejatnya. Namun, korban menolak dan saat ada kesempatan korban melarikan diri.

“Saat itu ada petugas kita yang sedang patroli rutin tak jauh dari rumah pelaku. Korban kemudian memberhentikan kendaraan petugas hingga akhirnya kasus ini terungkap,” ujar Jaka.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal berlapis, Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak, serta Pasal 332 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara 5 hingga 15 tahun dan denda sebesar Rp 5 miliar. (KRO/RD/Komp)

 

 

Koran Radar

KORAN RADARONLINE KR TV hadir sebagai media online dengan konten berita dan informasi terkini. KORAN RADARONLINE KR TV “Penyambung Lidah Rakyat” membangun eksistensi dan jaringan berita “Terkini dan Terpecaya”, dari berbagai sumber Eksekutif, Legislatif, Yudikatif maupun swasta.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com