Pukul Sopir Truk Pakai Palu, Dua Pemalak di Palembang Ditangkap Polisi

by -86 views

RADARINDO.co.id – PALEMBANG : Aksi pemalakan di kawasan lampu merah Macan Lindungan Palembang, Sumatera Selatan, viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar di akun instagram @video_jurnalis itu, seorang pelaku yang menggunakan jaket warna merah terlihat berulang kali memecahkan kaca truk dengan menggunakan palu. Truk tersebut diduga menjadi korban pemalakan pelaku.

Seorang pria yang merupakan teman pelaku, ikut membantu aksi pemalakan itu. Setelah video itu tersebar, jajaran direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel melakukan penyelidikan.

Hasilnya, kedua pelaku pemalakan itu ditangkap petugas di kediamannya masing-masing. Mereka adalah Muslim Hermanto (22) dan Muhammad Fadli (24).

Dari kedua pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti palu yang digunakan untuk memukul korban. Dari keterangan tersangka Muslim, aksi pemukulan itu dilakukan karena emosi kepada sopir truk dengan plat BA, karena sebelumnya ia mendapatkan pukulan dari korban.

“Kernet truk itu kami mintain duit Rp 100.000. Nah, sopir ini kasih duit Rp 10.000. Saat mau kasih uang itu ke saya, dia malah mukul saya,” kata Muslim saat berada di Polda Sumsel, Rabu (25/9).

Karena pukulan tersebut, Muslim yang dalam kondisi mabuk langsung mengeluarkan palu dari balik bajunya untuk memukul korban. Pukulan itu membuat kernet truk kabur.

Sementara sang sopir berusaha menghindar dari dalam mobil. “Karena lampu sudah hijau, saya langsung pukulin saja kaca mobil itu. Setelah itu kabur,” ujarnya.

Muslim mengaku telah empat bulan menjadi pemalak di daerah tersebut. Modusnya ia berpura-pura mengamen lalu meminta uang secara paksa kepada para sopir truk yang datang dari luar Palembang.

Dalam sehari, ia mengaku mendapatkan uang Rp 100.000 dan akan dipakai untuk menikah. “Minggu depan saya mau nikah, kurang duit. Kalau ngamen duitnya dikit, makanya malak,” jelasnya.

Sementara tersangka Fadli mengaku baru kali pertama melakukan aksi pemalakan setelah diajak oleh Muslim. “Kemarin itu aku cuma ngamen, langsung Muslim ngajak buat malak. Saya baru kali ini ikutan,” katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Yustan alfian membenarkan penangkapan kedua pelaku. Menurutnya, pelaku ditangkap setelah aksi mereka viral di media sosial.

“Kedua pelaku masih diperiksa penyidik. Motifnya pemalakan, nanti akan didalami lagi,” singkat Yustan. (KRO/RD/Komp)