Sekdes Sakit Hati Tuding Oknum Kades Way Kepayang Kuasai Dana Desa

Image: Sekdes Sakit Hati Tuding Oknum Kades Way Kepayang Kuasai Dana Desa

RADARIND.co.id-Pesawaran: Oknum Sekretaris Desa (Sekdes) kabarnya sempat kecewa dan sakit hati, menuding oknum kepada Kepala Desa (Kades) Way Kepayang, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, diduga kuasai Dana Desa (DD).

Kepala Desa Way Kepayang, kecamatan Kedondong, diduga gunakan anggaran dana desa tidak melibatkan BPD dan aparat desa. Demikian dikatakan Sekdes Zaiyadi saat di konfirmasi Kepala Biro RADARINDO.co.id Kabupaten Pesawaran, Amrullah, di Balai Desa,Rabu (19/09/2019).

Sekdes membeberkan semua kegiayatan baik itu pembangunan fisik atau pun perberdayaan, pembinaan, semuanya keputusan di kepala desa.

“Semuanya Kades, mau anggaran pembangunan fisik, pemberdayaan, pembinaan, semuanya gimana kata kades. Seperti pembangunan drainase di dusun Muara itu kan seharusnya anggaran Termen dua ini di kerjakannya, sepanjang 629 m, tapi baru di kerjakan 315 m padahal termen dua ini dananya 40 %,” tutunya.

Masih kata Sekdes, pembagunan di tahun 2019 ada 6 titik, diantaranya:

1. Akan ada pembangunan rabat beton 164 m, di dusun induk Way Kepayang.

2. Gorong gorong 5 unit.

3. Pembangunan balai dusun Pahmungan .

4. Pembangunan jembatan di dusun Sinar Jaya.

5. Dranase di dusun Muara, sepanjang 629 m.

6. Rabat beton lebar 2 m, tebal 12 cm, panjang 91 m.

Konfirmasi terpisah, menurut salah satu anggota BPD yang tidak mau disebut namanya mengatakan kalau kepala desa tidak pernah melibatkan dirinya. Selama sampai termen kedua, hinga hampir termen tiga ini akan turun, dirinya belum pernah dilibatkan.

“Saya tidak pernah dilibatkan, dari segala macam kegiayatan, ya gaji tetap saya terima, tapikan masik saya makan gaji buta,” ujarnya.

Saat Kades Way Kepayang di konfirmasi di kediamannya, ia membenarkan adanya pembangunan 6 titik dengan nilai yang tertera, namun ia sangat kaget saat kabiro ini menunjukkan berapa nilai anggran untuk persatu titik, ia mempertanyakan siapa yang memberi tahu, dan BPD siapa yang mengeluh.

“ini dari siapa, dan siapa BPD yang ngomong kalau saya gak melibatkan meraka. Kan saya sudah memapangkan pagu anggaran di balai desa,” pungkasnya.

Kepala desa seakan tidak terima setelah melihat ada yang tahu berapa rincian pembangunan dari persatu titik. Saat di tanya berapa anggaran bulan Agustus, dia tidak berani membeberkan, selalu menjawab sudah saya kasih.
Berapa anggaran PKK, ia selalu menjawab banyak cerita, seakan mengalihankan pembicaraan.
Dan di tanya kemana sisa dana pembangunan Rp240.947.000,- ia tidak bisa menjelaskan, seakan kaku menjawab.
(KRO/RD/AM)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com