Kantor Disnakertrans Tobasa Digeledah

by -47 views

RADARINDO.co.id – BALIGE : Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) didatangi Tim Pidana Khusus (Pidsus) Ke­jak­saan Negeri Tobasa, Senin (16/9) kemarin.

Kedatangan tim penegak hukum itu guna melakukan peng­geledahan atas pengemba­ng­an kasus dugaan korupsi atas pekerjaan Padat Karya, yang ber­sumber dana APBD 2018 dengan pagu anggaran Rp 1,7 miliar pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabu­paten Toba Samosir.

Kepala Kejaksaan Negeri Tobasa, Jeffry Maukar SH MH melalui Kasi Pidsus Ke­jari Tobasa, Hiras Naing­go­lan SH selaku ketua tim di sela-sela peng­geledahan kepada war­ta­wan menjelaskan, kedatangan tim di ruangan Bidang pelaksana pe­latihan, penempatan, per­lua­san kesempatan kerja dan transmigrasi untuk menin­dak­lanjuti dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat.

“Kami mencari bukti-bukti sekaitan pencairan anggaran, yang digunakan untuk kegia­tan padat karya yang sebe­lum­nya dapat laporan dari masyarakat di dua desa. Setelah kami melakukan pe­meriksaan dan penyelidikan, dapat in­for­masi, kegiatan itu dilakukan bukan hanya di dua desa itu saja, tapi di 17 desa dengan masing-masing ang­ga­ran Rp 100 juta per desa. Itulah yang lagi kami cari bukti-bukti berupa SPJ dan kuitansi yang berkaitan dengan kegiatan itu,” jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Hi­ras, Kejari Tobasa sudah me­lakukan pemeriksaan terhadap orang saksi dan belum mela­kukan penetapan status ter­sangka.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tobasa, Tumpal Sianturi me­­ngakui, memenuhi panggilan pe­me­riksaan bersama beberapa orang anggotanya pada Minggu lalu.

“Sesuai dengan tugas kami, pe­kerjaan itu dilaksanakan di lapangan namun ketika ada informasi yang menyebutkan fiktif atau menyalahi, silakan saja ke lapangan,” ujarnya sing­kat. (KRO/RD/ans)