Bolgar, Kota Muslim Misterius di Rusia

by -23 views

RADARINDO.co.idOrang telah mendengar tentang Bulgaria, tetapi bukan nama aslinya yang ku­no, kurang dikenal, dan lebih misterius.

Sebuah negara Slavia kuno di ujung selatan Balkan, terkenal akan pantainya, bunga mawar, dan resor ski. Ini mungkin hal pertama yang akan terpikirkan ketika orang mendengar “Bulga­ria”.

Tapi barangkali tidak pernah mendengar tentang Bulgaria lainnya yang ada di te­ngah-tengah Rusia. Bahkan, bangsa Bul­garia memiliki sepupu yang kurang dikenal yang tersembunyi di peda­laman Re­publik otonom Tatarstan, Bolgar. Mes­kipun mung­kin kurang terkenal, Bol­gar tidak kurang memiliki sejarah yang terkenal, itu adalah salah satu kota paling kuno di Rusia.

Jauh sebelum bangsa Mo­ngol, padang rumput Eurasia didominasi oleh kerajaan Turki besar lainnya, Proto-Bulgar, yang negara bagiannya berpusat di sekitar Laut Azov yaitu Rusia mo­dern dan Ukraina.

Dikenal sama-sama terampil dalam mem­bangun bangsa se­perti dalam pe­perangan, mereka membangun benteng batu besar dimanapun mereka meng­in­jak­kan kaki. Dibawah Khan Kubrat yang legendaris, kerajaan Proto-Bulgar datang untuk menutupi sebagian besar Pesisir Laut Hitam.

Namun, setelah kematian Kubrat, ke­lima putranya memutuskan untuk ber­pisah, masing-masing pergi ke arah yang berbeda untuk menjalankan negara me­reka sendiri. Dua yang paling sukses ada­lah Asparuh, yang mendirikan Bulgaria yang dikenal sekarang, dan Kotrag, yang berada di arah utara sepanjang Volga.

Akhirnya, Kotag’s Bulgars menetap di sebuah realestat yang menyenangkan di sepanjang Su­ngai Volga dan mendirikan kota besar Bolgar, sebuah metropolis Eurasia sejati.

Setelah beberapa kampanye melawan tetangga mereka, orang-orang Volga Bulgarians, ketika mereka di­pang­gil, mendirikan sebuah kerajaan be­sar di jantung Rusia.

Pada tahun 922, penguasa Aydai Khan masuk Islam dan berinvestasi dalam pem­bangunan madrasah dan masjid. Se­mentara itu, negaranya menjadi peran­tara utama di sepanjang rute per­dagangan Silk Road.

Batu nisan membuktikan distrik Ya­hu­di dan Armenia yang besar, dan pelan­cong seperti ibn-Fadlan memuji pe­ne­kanan Khan pada pendidikan. Bolgar telah menjadi pusat peradaban Islam di Eropa Timur. (KRO/RD/ans)