Terpampang Spanduk Bertulisan Tutup Toba Pulp Lestari di Kota Balige

by -167 views

RADARINDO.co.id-Tobasa:
Karena lebih banyak “mudaratnya” daripada “manfaatnya” lebih baik Tutup Toba Pulp Lestari (TPL), dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Toba (APMT). Spanduk ini terpampang jelas dibeberapa titik diantaranya Jln Hinalang, kota Balige, jebatan juara Monang dan beberapa titik lokasi lainnya Kabupaten Toba Samosir. Hal ini berdasarkan pantauan RADARINDO.co.id Biro Toba Samosir (Tobasa) Sabtu, (31/08/2019).

Ukuran spanduk yang terpasang itu diperkirakan berukuran 1 Terpampang Spanduk Bertulisan Tutup Toba Pulp Lestari di Kota Baligem x 6 meter tersebut terlihat tulisan Tutup Toba Pulb Lestari (TPL). Karena lebih banyak “Mudaratnya” daripada “Manfaatnya”… lebih baik, Tutup Toba Pulb Lestari (TPL)…!!! dari: Aliansi Perjuangan Masyarakat Toba (APMT).”

Beberapa warga tetap dukung masyarakat Aliansi Perjuangan Masyarakat Toba (APMT) tentu dalam hal ini PT. TPL, Tbk yang diduga mengeluarkan limbah B3 yang sifatnya akronim dimana sangat mengganggu kerusakan lingkungan yang mempengaruhi kelangsungan hidup masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Sehingga APMT menyuarakan untuk tutup TPL karena TPL dianggap lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya.

Ditambah lagi pihak TPL diduga mengabaikan pemerintah Tobasa yang secara umum masyarakat Tapanuli Raya terkhusus masyarakat Toba Samosir dengan dirubahnya akta 54 ke akta 05 secara sepihak sehingga dana CD tidak diperoleh Kab. Toba Samosir lagi dikarenakan sudah terintegrasi kedalam CSR, seandainya pun ada dana CD sebelumnya yang diasumsikan TPL tidak maksimal.
“Dalam hal ini Pemkab Tobasa bisa mendesak Yayasan yang sebelumnya agar dapat mempertanggung jawabkan anggaran tersebut secara transparan kepada masyarakat,” terang Nando Napitupulu.

Terpisah, Norma Hutajulu Humas Media PT. Toba Pulb Lestari, Tbk saat dikomfirmasi melalui pesan Whats App hanya berkomentar sedikit.
“Persero sangat menyayangkan kondisi ini. Karena TPL mengedepankan dialog terbuka bagi semua pihak,” ungkap Norma Hutajulu dari pesan Whats Appnya kepada wartawan.
Terpasangnya spanduk karena lebih banyak “mudaratnya” daripada “manfaatnya lebih baik tutup TPL disejumlah titik diruas jalan kota Balige, belum dapat diketahui secara persis apa maksud dan tujuan sebenarnya pemasangan spanduk tersebut.
(KBR/RD/ERB)