5 Juta Hektare Sawit Ditargetkan Peroleh Sertifikat ISPO

by -103 views

RADARINDO.co.id – MOSKOW : Komite Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) menargetkan, sekitar lima juta hektare lahan perkebunan kelapa sawit memperoleh sertifikat ISPO hingga akhir 2019 sebagai upaya terhadap pengelolaan kebun sawit berkelanjutan.

Ketua Sekretariat Komisi ISPO R Azis Hidayat di sela-sela kegiatan Festival Indonesia di Moskow, Rusia, Selasa (6/8) lalu menyebutkan, hingga Maret 2019, Komite ISPO telah mengeluarkan 502 sertifikasi dengan luas total areal 4.115.434 hektare.

“Masih ada sekitar 60 sampai 70 perusahaan yang dibahas, tetapi biasanya yang lulus verifikasi hanya sekitar 40 sampai 50 perusahaan karena pasti ada aspek yang belum lengkap,” kata Azis.

Sejak dibentuk pada 2011, Komite ISPO mencatat ada 746 perusahaan yang mengikuti proses verifikasi untuk memperoleh sertifikat ISPO. Dari jumlah tersebut, 642 perusahaan sudah selesai diaudit dan baru 502 perusahaan yang mengantongi sertifikat ISPO.

Adapun 502 sertifikat ISPO yang diberikan terdiri atas 493 perusahaan, 5 koperasi swadaya, dan 4 KUD plasma dengan luas total areal 4.115.434 hektare.

Komite ISPO mengagendakan penyerahan sertifikat ISPO akan dilakukan pada 27 Agustus mendatang sehingga menambah luas areal kebun sawit yang menerapkan pola perkebunan berkelanjutan.

Selain itu, Komite ISPO juga akan melakukan konferensi pers terkait pembentukan organisasi profesi auditor ISPO yang kini jumlahnya sudah mencapai 1.580 orang.

“Kami mendorong mereka untuk memiliki wadah organisasi profesi auditor ISPO. Mereka nantinya akan membuat kode etik, sehingga kalau ada yang melanggar, mereka sendiri yang memberikan sanksi,” kata Azis. (KRO/RD/ANS)