Pablo Ngaku Mobil yang Dipindahtangankan Dibeli Secara Kredit

Pablo Ngaku Mobil yang Dipindahtangankan Dibeli Secara Kredit

RADARINDO.co.id – JAKARTA : Tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan, Pablo Benua, mengaku kepada polisi bahwa dirinya membeli dua unit mobil secara kredit.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pengakuan Pablo itu disampaikan dalam proses pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (30/7) lalu.

“Pada prinsipnya, tersangka mengakui bahwa memang dia mengajukan pembelian mobil H-RV dan Jazz tersebut, tapi kemudian yang bersangkutan memberikan kepada stafnya, artinya yang mengelola atau yang meminjam itu si stafnya,” kata Argo.

Dikatakan Argo, pemeriksaan Pablo, baru terkait satu laporan polisi saja. Diketahui, dalam kasus yang menjerat Pablo, terdapat dua laporan polisi yang masuk. Menurut Argo, keterangan yang disampaikan Pablo dalam proses pemeriksaan kemarin telah cukup untuk melengkapi berkas perkara.

Meski begitu, lanjut Argo, penyidik bakal melakukan evaluasi lebih dulu apakah masih diperlukan keterangan saksi lain untuk kelengkapan berkas perkara. “Ya nanti kita lihat apakah ada saksi lain atau tidak, kalau misalnya masih ada kekurangan kita periksa kembali,” tutur Argo.

Polisi sebelumnya telah menetapkan Pablo Benua sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor. Sebelumnya, polisi juga telah menetapkan Pablo sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik lewat video ‘bau ikan asin’.

Dalam penyelidikan kasus ‘bau ikan asin’, polisi sempat menggeledah rumah Pablo dan menemukan puluhan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Usut punya usut, bukti itu berkaitan dengan kasus penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung sempat menyampaikan Pablo diduga melakukan penggelapan sebanyak 32 unit mobil.

Dalam kasus penipuan dan penggelapan itu, Pablo dilaporkan setelah diduga menggelapkan dua unit mobil yakni Honda Jazz dan Honda HRV. Ia diketahui tak melunasi pembayaran cicilan mobil tersebut, tetapi justru memindahtangankan mobil tersebut kepada orang lain alias melakukan penggelapan. (KRO/RD/Cnn)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com