Video Mesum “Menjijikan” Mirip Pejabat Nias Barat Beredar

by -9,635 views

RADARINDO.co.id – Medan : Video mesum sangat “menjijikan” mirip salah satu oknum pejabat teras di Kabupaten Nias Barat, kembali beredar di dunia maya. Video mesum berdurasi beberapa menit ini diduga dilakukan oknum Kadis berinisial B dengan bawahanya seorang wanita berparas cantik berinisial T, tenaga honor pada saat ini. Beredarnya video mesum tersebut dapat merendahkan martabat seorang wanita. Tidak selayaknya oknum Kadis sebagai pejabat negara diduga meng-sharekan tontonan menjijikan itu ke medsos. Oknum kadis diduga sengaja mengambil video saat melakukan hubungan suami istri. Celakanya, dalam video yang berdurasi beberapa menit itu, sang pria sengaja memvideokan kemaluan wanita itu hingga jelas dan transfaran.

Artinya, dengan beredarnya video mesum mirip oknum Kadis tersebut telah merendahkan harkat dan martabat wanita. Berdasarkan informasi sumber wanita T telah hijrah ke provinsi Riau karena malu atas video mesum yang beredar tersebut.

“Kami sebagai suku yang beradat sangat malu dengan beredarnya video mesum itu. Kami punya ada dan agama tidak sepantasnya video itu diunggah di medsos,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
Lebihlanjut ia minta kepada wartawan agar mempublikasikan kasus itu dan mendesak Polisi mengusut video karena bertentangan undanf undang pornografi.

“Video itu harus diselidiki dan pemeranya yang mirip oknum kadis harus diperiksa untuk mencocokan gambar dimaksud,” katanya lagi.
Hingga berita ini dilansir oknum kadis Nias Barat yang mirim dalam video mesum tersebut tidak mau membalas konfirmasi. Meski beberapa RADARINDO.co.id telah mengirim konfirmasi via WA namun oknum Kadis belum membalas. Hal yang sama juga kepada bupati Nias Barat, enggan memberikan tanggapan.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum, BAISS, Arif Tanjung minta bupati Nias Barat segera membentuk Tim Investigasi atas beredarnya video mesum tersebut. “Telah merusak citra ASN dan adat serta agama. Bupati diminta segera copot kadis berbuat jika memang sudah ada fakta beliau pemeranya” tegas Tanjung. (KRO/Mdn/Tim)