Polrestabes Medan Ringkus Komplotan “Becak Hantu”

by -43 views

RADARINDO.co.id – MEDAN : Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk anggota komplotan maling “Becak Hantu” yang telah beraksi puluhan kali di Kota Medan.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka, yakni Natal Perangin Angin alias Natal (22), ASP alias Toni (17) dan Parasian Situmorang alias Gondit (22). Ketiganya warga Jalan Elang, Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai.

Selain ketiga tersangka, petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa 4 unit becak motor (betor), 2 buah gunting pemotong hidrolik, 1 buah linggis, 1 buah martil, 1 buah kunci leter T, 2 anak kunci T, 1 kunci leter L, uang Rp25 Ribu, dan 1 buah flashdisk rekaman CCTV.

“Ketiga tersangka beraksi melakukan pencurian dengan modus membawa beca lalu membongkar rumah korban,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira kemarin, Kamis (18/7).

Dijelaskannya, setelah beraksi membobol rumah korban, kawanan tersangka ini lalu menggasak seluruh harta benda korban seperti sepedamotor dan lainnya. Bukan hanya sekali, komplotan “becak hantu” ini juga diduga telah beraksi puluhan kali di Medan.

“Mengapa disebut ‘becak hantu’, karena mereka beraksi pada malam hari (seperti hantu) berpura-pura mencari makanan ternak di tempat sampah, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan Satpam,” katanya.

Dadang mengatakan, pihaknya yang menerima laporan maraknya aksi pencurian dengan modus ‘becak hantu’ bahkan sampai ada yang viral di medsos, lalu melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan, dikatakan Dadang, Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil mengidentifikasi para pelakunya. Sejurus kemudian, polisi pada Selasa (16/7) lalu mendapatkan informasi bahwa tersangka Natal berada di Jalan Garuda IV Perumnas Mandala dan langsung menangkapnya.

Sedangkan tersangka Gondit ditangkap petugas di Jalan Panglima Denai. Sementara, ASP alias Toni ditangkap di Jalan Tangguk Bongkar II Simpang Jalan Merauke.

“Saat dilakukan pengembangan, dua tersangka yakni Gondit dan Natal ditembak petugas di kedua kakinya hingga membuat kedua tersangka terpincang-pincang. Usai dilumpuhkan, petugas lalu memboyong kedua tersangka yang ditembak ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan. Kita masih melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya,” tandasnya. (KRO/RD/ans)