Tiduri 50 Pria, Pengusaha Tata Rias Pengantin Ditangkap Polda Jatim

Image: Tiduri 50 Pria, Pengusaha Tata Rias Pengantin Ditangkap Polda Jatim

RADARINDO.co.id – TULUNGAGUNG : Seorang pria berinisial Pur (33) warga Desa Babadan, Karangrejo, Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), dibekuk personil Polda Jatim, Senin (1/7) lalu. Pasalnya, pengusaha tata rias pengantin itu diduga telah melakukan kasus pencabulan terhadap sesama jenis.

Pur ditangkap polisi setelah terbukti melakukan pencabulan dua pelajar pria di bawah umur. Dihadapan polisi, pria yang ternyata gay itu mengakui perbuatannya. Pur mengakui perbuatan pencabulan dan hubungan intimnya bersama pria.

Saat ditangkap, Pur dilaporkan terbukti mencabuli dua pelajar pria yang masih dibawah umur. Beberapa kali, pelaku menghubungi korban pencabulan yang berusia dibawah umur itu, untuk diajak ke rumahnya. “Disitulah korban diajak hubungan badan, korbannya ya penyuka sesama jenis,” jelasnya.

Aldy menambahkan, pelaku memberikan imbalan uang yang cukup murah kepada para korbannya. Yakni, berkisar antara Rp 50 Ribu hingga Rp 150 Ribu, untuk sekali tarif kencan dan melakukan hubungan badan sepuasnya. Tak hanya dua orang pelajar pria itu saja, ternyata selama ini pria gay ini sudah berhubungan dengan 50 pria lainnya.

Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Mohammad Aldy Sulaiman mengungkapkan, pelaku mengenal kedua korbannya melalui pesan WhatsApps (WA).

“Proses perkenalan pelaku dengan korban melalui WA bertukar nomor ponsel,” katanya, pada awakmedia di Balai Wartawan Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (1/7).

Beberapa kali, pelaku menghubungi korban pencabulan yang berusia dibawah umur itu, untuk diajak ke rumahnya. Aldy menambahkan, pelaku memberikan imbalan uang yang cukup murah kepada para korbannya.

Namun, Pur justru membantah hal itu. Beberapa kali kesempatan berhubungan badan, ia mengaku, justru pihak si korban yang membayar dirinya. “Ada juga, dianya yang ngajak, dianya malah ngimingi saya uang,” kilah Pur, seraya menundukkan kepala.

Selama ini, pelaku melakukan hubungan intim dengan teman kencannya itu di rumahnya yang ada di kawasan Perumahan Citra Damai, Ringinpitu, Kedungwaru, Tulungagung. “Itu rumahnya sendiri, bukan kontrak, kami tangkap dia disana,” katanya.

Menurut Aldy, pelaku memiliki kecenderungan orientasi seksual yang berbeda. “Tersangka punya kelainan penyuka sesama jenis,” bebernya.

Kecenderungan seksual semacam itu, lanjut Aldy, mulai dirasakan sudah sejak 15 tahun lalu. Sejak tahun 2004, Aldy Sulaiman sudah menyadari dirinya berbeda dan memiliki orientasi yang berbeda. “Menurut penuturan pelaku, sejak 2004 sudah 50 kali melakukan hubungan tersebut,” katanya.

Saat ditanya ikhwal perubahan orientasi seksualnya di tahun 2004. Pur yang mengenakan penutup wajah itu mengaku, perilakunya makin ‘melambai’ saat membuka salon tatarias pengantin. “Buka Salon 2006, sambil jadi waria. Kan sebelumnya saya memang waria, kan dandan cewek,” ungkap Pur.

Pria gay tersebut mengaku semua teman kencannya diajak berhubungan tanpa paksaan. “Gak ada yang saya paksa,” tandasnya.

Sebelumnya, Unit 5 Subdit 3 Jantanras Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap, Pur telah bersetubuh dengan 50 laki-laki. Dari jumlah itu, dua orang diantaranya masih di bawah umur. Polisi yang mendapat laporan, kemudian menangkap Pur, dengan tuduhan melakukan persetubuhan dengan anak-anak. (KRO/RD/Trb)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com