Menguak Mitos Khasiat Tanduk Rusa

by -5,113 views

RADARINDO.co.id: Barangkali Anda pernah mendengar anggur obat Tonik Kaisar menggunakan ekstrak bubuk tanduk yang kabarnya berkhasiat untuk panjang umur (Chinese God for Longevity). Selama ini, ramuan kuno dari Tiongkok tersebut bagi para medis masih mengundang keraguan dan dianggap sebagai mitos yang hanya berefek plasebo. 

 

Dahulu, ramuan tanduk rusa tersebut diyakini tidak lebih dari tulang biasa yang tidak memiliki khasiat apa-apa. Namun, sejak adanya penelitian mengenai khasiat sirip ikan hiu (shark cartilage), cula badak dan bahan lain yang sejenis, mulai terungkap bahwa khasiat tulang muda tanduk rusa dalam Tonik Kaisar itu memang ada secara klinis.

 

James M Suttie PhD dan Stephen Harris PhD, dua peneliti dari New Zealand mengungkapkan, khasiat ekstra tanduk rusak untuk banyak kegunaan, terutama yang berhubungan dengan tulang dan stamina. Misalnya bisa digunakan untuk mengobati gangguan pada osteoporosis, gangguan pada otot, gangguan pada anemia, gangguan pada tekanan darah, dan gangguan pada ageing. 

 

Dari hasil penelitian keduanya, ternyata ekstrak tanduk rusa itu mengandung mineral penting (trace element) yang bermanfaat untuk memperbaiki kualitas darah, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan sistem saraf pinggir. Selain itu, senyawa poliamin yang dikandungnya dapat meningkatkan sintesa protein dan beberapa faktor pendorong pertumbuhan (growth factor) untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Juga terdapat neurotropin-3 untuk meningkatkan fungsi sistem saraf.

 

Perlu dipahami, pria dan wanita akan mengalami penurunan massa tulang, namun wanita lebih cepat dibandingkan pria. Penurunan massa tulang mulai terjadi saat seseorang memasuki usia 30 tahun. Pada usia 80 tahun, massa tulang trabekular (tulang bagian dalam) wanita berkurang 40%, dan pria hanya 13%. Dengan kata lain, tulang pasti akan mengalami proses pengeroposan atau osteoporosis.

 

Dari penelitian terbaru terungkap lagi, bahwa tanduk rusa tersebut mengandung krondoitin sulfat dan glukosamin sulfat yang berkerja sebagai anti radang, dapat mengatasi gangguan rematik (arthritis), nyeri otot dan sendi, dan osteoporis.

 

Hanya saja, perlu diketahui, tidak seluruh bagian dari tanduk rusa itu yang berkhasiat. Sebaiknya Anda jangan mudah terkecoh oleh bentuk yang sama, sebab yang berkhasiat itu adalah bagian tulang rawan muda yang sedah tumbuh pada bagian ujung tanduk rusa saja. Umumnya, para peneliti hanya merekomendasikan jenis tanduk rusa beludru. Para peneliti meyakini khasiat tanduk rusa beludru mampu merangsang tubuh sendiri untuk melindungi, memperkuat dan mengembalikan fungsi yang tidak seimbang. 

 

Tanduk rusa beludru bukanlah substansi sintetis, melainkan makanan alamai seratus persen. Dibandingkan obat, ekstrak tanduk rusa beludru lebih aman dan lebih baik untuk proses homeostasis, karena merupakan makanan secara keseluruhan yang bekerja pada seluruh tubuh.

Khasiat dan manfaat ekstrak tanduk rusa beludru telah digunakan dalam pengobatan tradisional China selama lebih dari 2.000 tahun, dan menjadi bahan dasar pengobatan tradisional China sampai hari ini. Penelitian ilmiah modern menunjukkan ekstrak tanduk rusa beludru memiliki efek menguntungkan dan berkhasiat untuk kesehatan tubuh.

 

Di antara khasiat itu adalah, untuk peningkatan kesehatan umum, meningkatkan suplai dan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, meningkatkan energi dan daya tahan tubuh, meningkatkan pengembangan otot dan kekuatan, meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas sendi. Juga untuk meningkatkan pemulihan otot, mencegah dan mengurangi peradangan, membantu pertumbuhan tulang dan sistem kerangka, meningkatkan kesehatan seksual, menstimulasi sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan mental, serta memperlambat efek penuaan tubuh. (KRO/RD/ANS)