Terduga Teroris di Sibolga Tanam Ranjau Depan Rumah

Terduga Teroris di Sibolga Tanam Ranjau Depan Rumah

RADARINDO.co.id : Sebanyak 300 kg bahan peledak ditemu­kan dari rumah terduga teroris Husain alias Abu Hamzah dan rekannya di Sibolga, Sumatera Utara (Sumut). Polisi juga menemukan bom rakitan, termasuk bom “ranjau” di halaman rumah yang pelaku.

“Sebanyak 300 kg total yang disita di dua TKP (tempat kejadian perkara). Di rumah AH yang paling banyak,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/3).

Dari rumah terduga teroris Abu Hamzah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekun­tum, Sibolga, polisi menemukan 15 bom yang sudah dirakit, serta bubuk peledak (flash powder) seberat 100 kg.

Sedangkan di rumah AK, terduga teroris di Sibolga yang ikut ditangkap, polisi menemukan satu bom rompi dan kardus berisi bahan peledak.

Dedi menyebutkan, Husain alias Abu Hamzah sudah enam tahun aktif di kelom­pok jaringan teroris dan memiliki keahlian merakit bom.

“Selama enam tahun terakhir, kete­rangan dari orangtuanya, ini aktif di beberapa kelompok jaringan Lampung dan Sibolga,” sebutnya.

Diutarakan, Abu Hamzah mempunyai ke­mam­puan merakit bom diatas R, terduga teroris yang ditangkap di Lampung, Sabtu (9/3) silam. Kelompok teroris Lampung dan Sibolga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi ISIS.

“Sasarannya adalah melakukan aksi (teror) terhadap markas maupun secara personal aparat keamanan. Karena aparat keamanan termasuk yang paling intens melakukan penegakan hukum terhadap kelompok mereka,” terangnya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrian­to mengatakan, polisi juga sudah meledak­kan sisa bom milik terduga teroris Sibolga di kawasan Rindu Alam, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumut.

“Itu masih sebagian yang diledakkan karena harus bertahap dan sesuai dengan penyelidikan dari tim. Jadi, bahan bom ini sudah dicampur dan siap digunakan,” katanya.

Menurutnya, daya ledak tiap bom rakitan rendah. Tapi, bila digunakan dalam jumlah besar, sangat berbahaya. Menurut Agus, bahan peledak cukup banyak ditemukan di rumah Abu Hamzah dan tersangka teroris lainnya. Ada lima peti yang berisi bahan peledak yang sudah dirakit serta rompi yang dipasangi bom.

“Sewaktu dilakukan sterilisasi oleh tim, ditemukan juga bahan bom yang ditanam dalam lubang yang diameternya cukup besar. Untuk itulah, diminta masyarakat agar jangan mendekat ke lokasi, sampai tempat tersebut benar-benar aman dan steril,” ujarnya.

Sementara, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Dedi Prasetyo menambahkan, sebanyak empat ranjau telah ditanam di luar rumah terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Sibolga Sambas, Sibolga, sebelum Tim Densus 88 Antiteror Polri akan menangkap yang bersangkutan.

“Bom yang tertanam di halaman itu bom ranjau yang kemarin sempat meledak dan salah satunya melukai anggota kami pada saat melakukan upaya paksa masuk ke dalam,” katanya.

Ranjau yang ditanam di depan, sam­ping dan belakang rumah itu dipersiapkan untuk personel kepolisian yang akan memasuki rumah. Abu Ham­zah dan istrinya, Solimah, diduga langsung mempersiapkan bom itu sete­lah mendengar kabar penangkapan ter­duga teroris R di Lampung sebe­lum­nya.

“Mereka sudah yakin akan teren­dus. Oleh karenanya mereka mempersiapkan diri apabila ada upaya paksa dilakukan kepada kelompok mereka, bentuk perlawanannya seperti itu,” te­rangnya.

Selain ranjau, lanjut Dedi Prasetyo, di dalam kediaman Abu Hamzah juga ditemukan kontainer yang sudah siap me­le­dak. Bom yang berada di dalam ru­mah pun semua memiliki rangkaian, terlihat saat Solimah meledakkan diri.

Abu Hamzah tergabung dalam jaringan JAD yang berafiliasi dengan ISIS disebut cukup ahli dalam merakit bom, tetapi polisi memastikan telah berpengalaman menangani terorisme di Tanah Air. Polisi mengimbau masyarakat untuk bersama-sama me­me­rangi terorisme dan mewaspadai ling­kungan sekitarnya. (KRO/RD/ANS)

Koran Radar

KORAN RADARONLINE KR TV hadir sebagai media online dengan konten berita dan informasi terkini. KORAN RADARONLINE KR TV “Penyambung Lidah Rakyat” membangun eksistensi dan jaringan berita “Terkini dan Terpecaya”, dari berbagai sumber Eksekutif, Legislatif, Yudikatif maupun swasta.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com