KPK Periksa Dirut PLN Ketiga Kalinya

KPK Periksa Dirut PLN Ketiga Kalinya

KORANRADARONLINE.co.id-Jakarta: Penyidik KPK kembali memeriksa Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir. Ini merupakan ketiga kalinya Sofyan diperiksa sebagai saksi untuk kasus suap proyek PLTU Riau-1.
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, ada 3 hal yang ditelusuri penyidik dari keterangan Sofyan. Yakni, proses pembahasan dan pengambilan keputusan proyek PLTU Riau-1, pertemuan-pertemuan yang diketahui atau pun dihadiri oleh saksi dengan pihak lain dan tersangka, serta pengetahuan saksi tentang informasi aliran dana terkait proyek PLTU Riau-1.

Sofyan menuntaskan pemeriksaan pukul 16.10 WIB. Menurutnya, deretan pertanyaan dari penyidik masih sama dengan pemeriksaan sebelumnya.
“Hari ini diperiksa untuk Pak Idrus. Terus, beberapa pertanyaan sudah dijawab dengan baik mudah-mudahan apa yang saya sampaikan baiklah,” ucap Sofyan.
Dalam kasus yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) ini, KPK menetapkan 3 tersangka. Mereka adalah Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, pengusaha Johannes B Kotjo, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni ditetapkan KPK sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap dari Johannes B Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan itu merupakan salah satu perusahaan di konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan Idrus sebagai tersangka karena diduga menerima janji yang sama dengan Eni, yakni USD 1,5 juta dari Kotjo, bila proyek PLTU Riau-1 jadi dikerjakan perusahaan Kotjo. (KRO/RD/detik)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com