Jokowi Apresiasi Dukungan Keluarga Gus Dur

Jokowi Apresiasi Dukungan Keluarga Gus Dur

KORANRADARONLINE.co.id – Jakarta: Calon Presiden RI petahana, Joko Widodo mengata­kan, dukungan yang diberikan keluarga besar Presiden RI Ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) semakin menambah semangat baginya bersama KH Ma’ruf Amin dalam mengikuti kontestasi Pilpres 2019.

“Alhamdulillah. Tentu saja ini menambah semangat,” kata Jokowi usai menghadiri pembukaan Rapimnas III Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Kamis (27/9).

Jokowi mengungkapkan, sebetulnya putri Gus Dur, Yenny Wahid, telah menyampaikan dukungan itu sejak awal kepadanya secara langsung, namun menunggu momentum yang pas untuk menyatakan kepada publik.

“Mbak Yenny sejak awal sudah menyampaikan, hanya katanya menunggu momentum yang pas. Ya, saya kira sudah disampaikan langsung oleh dia,” ujarnya.

Jokowi hadir di pembukaan Rapimnas III PPP dalam kapasitasnya sebagai Presiden RI. Selain Jokowi, turut hadir sejumlah sekjen partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

Di bagian lain, Jokowi meminta calon anggota legislatif PPP terjun menemui masyarakat dan menyampaikan program-program yang telah dilakukan pemerintahannya.

“Pesan saya supaya daratnya diperkuat. Seluruh caleg betul-betul mau turun ke bawah, mendengarkan suara-suara di bawah kemudian juga menyampaikan program-program yang telah kita lakukan. Itu saja,” katanya.

Disampaikannya, dari sisi udara, penyampaian program itu telah dilakukan Ketua Umum PPP Romahur­muziy.

Ketua Umum PPP dalam pidato sambutannya pada acara Rapimnas III PPP banyak menyuarakan realisasi program-program pemerintah. Dari janji tersebut, sudah banyak yang berhasil direalisasikan, ada juga yang tengah berjalan.

Salah satu contohnya, menurut Romahurmuziy, adalah komitmen untuk melakukan reforma agraria dengan pembagian sembilan juta sertifikat lahan. Janji mencetak 10 juta lapangan kerja pun sudah tercapai.

Di Jawa Timur, Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin meminta doa restu kepada sejumlah ulama dengan mengunjungi beberapa pondok pesantren di Kabupaten Jember, kemarin.

“Saya datang ke sejumlah pesantren untuk silaturahmi dan mohon doa restu karena saya diminta Pak Jokowi untuk mendampingi beliau sebagai cawapres,” katanya di Pesantren As-Shidiq Putra Talangsari, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Dia menilai, warga Nahdlatul Ulama (NU) kompak dalam mendukung pasangan capres dan cawapres Joko Widodo dan dirinya dalam Pilpres 2019 baik NU di tingkat struktural maupun kultural.

Program Prabowo lebih unggul

Terpisah, Partai Demokrat menilai program 8 Karakter Utama dalam visi-misi Prabowo-Sandiaga lebih unggul dari Revolusi Mental milik Jokowi-Ma’ruf. Program tersebut lahir setelah dimentori Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Jelas lebih unggul 8 Karakter Uta­ma. Kan mencakup semua, bangunlah badannya, bangunlah jiwanya,” kata Wasekjen Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana, di gedung DPR RI, Ja­karta.

Dijelaskannya, program 8 Karakter Utama banyak terinspirasi oleh program pemerintahan SBY. Selain itu, SBY memang menjadi mentor Pra­bo­wo-Sandi.

“Kemarin Pak Prabowo bilang men­tornya itu Pak SBY. Kita lihat program Pak SBY terdahulu sangat banyak, yang menyentuh program-program yang berhubungan dengan peningkatan SDM (Sumber daya manusia),” tutur­nya.

Sementara, dalam empat hari kede­pan, cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno akan berkampanye di beberapa wi­la­yah di Jawa Timur.

Terkait target yang ingin dicapai, San­di mengaku akan berkali-kali memastikan pesannya untuk memperkuat ekonomi bisa sampai ke masyarakat.

“Kita akan kerja keras, kita ikhtiar, saya sama Bang Zul dan Pak Prabowo akan turun di Jawa Timur berkali-kali. Ini empat hari kedepan saya akan ada di Jawa Timur, tujuh bulan kedepan me­mastikan pesan yang kami sampai­kan agar ekonomi kuat,” katanya usai silaturahmi ke PW Muhammadiyah Jatim.

Sandi berjanji, di Jawa Timur dia akan fokus meningkatkan ekonomi dengan membuka banyak lapangan pe­kerjaan baru. Tak hanya itu, menangga­pi kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin mahal, dia mengatakan akan memastikan biaya hidup semakin terjangkau.

“Kami akan membuat pemerintahan yang hadir kedepan memperhatikan rak­yat kecil, bekerja bersama teman-teman di seluruh wilayah Jawa Timur dan seluruh wilayah Indonesia untuk membuka lapangan kerja dan memas­tikan biaya hidup terjangkau,” imbuh­nya.

Dalam kampanye kali ini, Sandi dite­mani Ketua Dewan Penasehat Badan Pemenangan Prabowo-Sandi, Zulkifli Hasan.

Zulkifli hasan mengatakan, Jatim me­rupakan salah satu kunci kemenangannya, jika dia berhasil meraup suara penuh. Hal ini lantaran Jatim yang ter­diri dari 38 kabupaten/kota yang me­miliki 40 juta penduduk.

Untuk itu, selama empat hari kede­pan, Zulhasan mengatakan dirinya akan bekerja keras membantu Sandi. Bah­kan, dia menyebut akan bekerja lembur siang dan malam. (KRO/RD/ANS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com